Senin, 29 November 2010

Pemerintah Ghana Larang Jual Baju Dalam Bekas

Pemerintah Ghana berencana melarang para pedagang baju menjual pakaian dalam bekas. Pasalnya, daleman bekas itu tidak lagi higenis dan bisa mendatangkan penyakit bagi pemakai baru.

Menurut laman stasiun televisi BBC, larangan itu akan berlaku mulai Februari 2011. Menurut Kementerian Perdagangan Ghana, larangan ini merupakan langkah untuk mengedepankan cara hidup sehat sekaligus mengurangi biaya yang ditanggung pemerintah di sektor kesehatan.

Larangan itu juga akan berlaku pada produk-produk lain bekas pakai, seperti matras, sapu tangan, kaus kaki, dan celana. Sebenarnya larangan impor pakaian bekas sudah digulirkan sejak 1994. Namun, pelaksanaan kebijakan itu tidak berjalan efektif.

Sementara itu, kalangan pedagang baju bekas di suatu pasar di Ibukota Accra mengritik kebijakan pemerintah itu karena bisa memukul usaha mereka. "Ghana kan negara dunia ketiga. Kita sudah lama jualan, kenapa baru sekarang pemerintah bicarakan pelarangan?" kata Millicent, seorang pedagang di Pasar Kantamanto.

Banyak konsumen di Acara selama ini suka membeli pakaian bekas. Sebagian besar produk diimpor dari Eropa dan harganya lebih murah dari barang baru buatan lokal. (hs)

• VIVAnews

Ekspresi Gaya Dengan Gaun Motif Bunga

Berbagai gaun, blus, rok, dan cardigan bermotif bunga siap menyemarakkan gaya para fashionista di hari-hari yang cerah. Ya, pola bunga memang menjadi tren di berbagai pagelaran fesyen musim semi, seperti terlihat dari koleksi Marni, Anna Sui, DKNY, Dolce & Gabbana, hingga Christian Dior.

Motif bunga yang cantik dan cerah memang menjadi favorit karena dipercaya ampuh meningkatkan mood dan membuat orang menjadi lebih bersemangat, membawakan perubahan dari warna-warna musim dingin yang gelap dan membosankan.

Dilihat dari polanya, motif bunga dapat dikenakan untuk berbagai acara, mulai dari pergi bekerja, menghadiri pesta cokctail, atau sekadar berjalan-jalan santai.

Bahkan gaun ringan melayang merupakan pilihan terbaik untuk motif bunga, karena menciptakan efek yang paling berkesan dari ujung kepala hingga ke ujung kaki. Anda juga bisa menambahkan jaket polos sebagai aksen agar tidak terlalu membosankan.

Motif bunga cerah pada sundress merupakan bold statement untuk gaya santai maupun ke kantor. Sepotong tunic cantik bermotif bunga merupakan pilihan sempurna untuk dikombinasikan dengan denim atau celana kapri yang kasual.

Musim ini Anda bisa memilih warna-warna jeruk. Warna oranye yang juicy, lemon, serta lime mampu mencerahkan hati semua orang. Jika Anda tidak terlalu menyukai motif bunga yang semarak tapi masih ingin meniru tren tersebut, pilih cardigan atau sepatu atau tas tangan dengan detail hiasan berbentuk mawar (rosette).

Jangan lupa memerhatikan bentuk tubuh sebelum memilih busana bermotif bunga. Jika Anda bertubuh mungil, hindari gaun bermotif bunga-bunga besar karena akan membuat tubuh semakin ''tenggelam.'' Motif ini sebaiknya dikenakan perempuan bertubuh besar dan memadankannya dengan jaket.

Jika tubuh berbentuk pir atau bagian atas lebih bidang, pilih gaun dengan motif bunga yang lebih kecil. Sebab, motif bunga yang besar akan membuat bagian pinggul dan payudara terlihat lebih besar.

Jika Anda mengenakan sundress bermotif bunga-bunga tebal dan besar, pastikan yang lainnya tetap simple. Padankan gaun dengan wedges atau flats bewarna netral, serta tas tangan dengan sedikit detail. Sedangkan untuk blus bermotif bunga semarak, padankan dengan cardigan polos, jins, dan sepasang sepatu warna-warni serta tas tangan.

Jika Anda memilih rok bermotif bunga cerah, padukan dengan blus polos dan gladiator heels. Jangan takut untuk mencoba tabrak motif. Misalnya, atasan garis-garis dengan bawahan bermotif bunga. Jika Anda tidak terlalu berani, coba pilih warna solid yang sesuai dengan salah satu warna pada motif bunga. (*/OL-08)

Rabu, 24 November 2010

Tips Tepat Memanjangkan Rambut

Rambut bermodel pixie cut memang lagi tren saat ini. Aktris Emma Watson saja belum lama ini memilih memangkas pendek rambut panjangnya. Tapi, bagaimana jika Anda bosan berambut pendek dan tak sabar untuk segera memanjangkannya?

Beberapa orang percaya, memotong ujung-ujung rambut (trim) setiap tiga bulan sekali dapat membantu membuat rambut lebih cepat panjang. Jika trik itu Anda rasa gagal, berikut ini adalah sejumlah cara lain untuk membuat rambut cepat panjang:

Pijat kulit kepala
Kulit kepala membutuhkan sentuhan. Rambut baru memiliki masalah untuk tumbuh karena adanya lapisan kotoran, minyak, dan sel-sel kulit mati yang menghalanginya.

Coba pijat kulit kepala dengan bersemangat menggunakan sikat kulit kepala atau bantalan jari, selama dua menit sebelum mandi. Perhatikan bagaimana rambut tumbuh dengan cepat setelahnya.

Manjakan rambut
Cari shampo dan kondisioner yang mengandung shea butter atau avocado oil untuk melembapkan rambut. Kedua bahan itu berfungsi membuat helai-helai rambut jenuh, yang menjadi kunci pertumbuhan rambut. Rambut yang rapuh dan mudah patah menghambat Anda mendapatkan rambut panjang idaman.

Hindari panas
Panas yang berasal dari alat penata rambut dan gesekan dari sikat rambut, bisa merusak lapisan pelindung rambut atau kutikula, sehingga membuat helai-helai rambut lebih mudah rapuh. Untuk mengatasinya, gunakan semprotan pelindung panas sebelum menata rambut dan kurangi frekuensi penggunaannya. (LI/OL-06)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...