Selasa, 23 Februari 2010

Cara Baru Pakai Cardigan

KOMPAS.com - Kardigan tak hanya membantu Anda melawan hawa dingin di kantor, tetapi juga untuk membuat penampilan Anda lebih sopan. Coba, jika Anda sedang memakai tank top, tiba-tiba diminta menjemput anak ke sekolah, tinggal tambahkan kardigan maka penampilan Anda sudah jauh lebih rapi.

Namun agar penampilan Anda tidak terlihat seadanya, Anda bisa mencoba cara baru dalam mempadupadankan kardigan.

Lengkapi dengan belt. Anda enggak bakal mati gaya dengan menambahkan belt (boleh yang skinny maupun yang lebar) di luar kardigan. Entah Anda memakai kardigan pendek atau panjang, ngepas atau longgar, dengan rok atau celana panjang, semuanya memberi tampilan yang berbeda-beda. Anda bisa membuka beberapa kancing atas kardigan, atau melepas semuanya seperti yang dilakukan Victoria Beckham .

Pilih warna cerah. Kardigan dengan warna netral seperti hitam, coklat, krem, atau biru tua, memang wajib dimiliki. Namun kardigan dengan warna cerah bisa menambahkan keceriaan pada penampilan Anda. Bila Anda cukup berani, bahkan bisa memilih kardigan bermotif dengan warna cerah. Untuk kardigan yang polos, Anda bisa melengkapinya dengan aksesori seperti scarf dan tas dengan animal print. Pasti seru!

Pinjam milik suami. Bila Anda senang dengan gaya maskulin, Anda bisa meniru penampilan Katie Holmes. Ia tak pernah segan mengenakan pakaian milik sang suami, seperti jeans atau sweater-nya ini. Ia memadukan blus bermotif bunga sehingga memberikan elemen feminin yang kontras dengan siluet maskulin pada sweater-nya. Anda juga bisa mengenakan sweater kekasih Anda untuk menutup terusan Anda, atau atasan chiffon dengan skinny jeans.

Tabrak motif. Seperti Anda ketahui, Michelle Obama adalah penggemar kardigan. Ia sering sekali melengkapi gaun atau pakaian kasualnya dengan kardigan. Tak jarang ia menggabungkan gaun rancangan desainer dengan kardigan merek JCrew yang harganya sangat terjangkau. Anda juga bisa melihat Obama mengenakan kamisol dan kardigan merek Gap untuk acara makan siang dengan mantan ibu negara Nancy Reagan. Bila digabungkan, kedua atasan itu harganya tak lebih dari 40 dollar. Keberaniannya tak hanya soal memilih pakaian yang merakyat, tetapi juga dalam mencampur motif floral pada kardigannya dengan motif garis pada kamisolnya.

Beri sentuhan retro. Terusan A-line dengan kardigan akan memberikan gaya retro. Untuk memberi kesan trendi, jangan lupa tambahkan skinny belt dengan warna yang berbeda.

Tambahkan korsase. Siapa bilang korsase hanya dipakai untuk prom night? Jika Anda mau, Anda juga bisa kok menambahkan korsase pada kardigan Anda. Korsase ini juga akan menambah kesan girlie pada kardigan Anda .

Label McQueen Akan Tetap Beroperasi

GUCCI Group, pemilik label mode Alexander McQueen, mengumumkan bahwa brand yang baru-baru ini ditinggal desainer sekaligus pendirinya itu akan tetap melanjutkan produksinya.

Robert Polet, CEO Gucci Group, mengumumkan hal tersebut dalam pertemuan tahunan perusahaan. Polet juga mengatakan bahwa koleksi McQueen tetap akan dipertunjukkan sesuai jadwal di Paris Fashion Week yang akan digelar Maret.

Sebelum kejadian tragis itu, McQueen sempat mengumumkan di Twitter bahwa dia sudah menyelesaikan sebagian koleksinya untuk persiapan musim gugur dan musim dingin 2010. Desainer avantgarde asal Inggris tersebut ditemukan meninggal di rumahnya di London pada 11 Februari di usia 40 tahun. Pihak berwajib yang menangani kasus McQueen mengumumkan bahwa penyebab meninggalnya desainer berbakat itu adalah asphyxia akibat gantung diri.

Kendatipun Gucci Group telah mengumumkan akan tetap mempertunjukkan koleksi McQueen di Paris Fashion Week, rancangan pamungkas desainer provokatif itu hanya akan diperlihatkan pada sekelompok kecil editor mode, bukan di panggung besar Paris, seperti yang biasa dilakukan McQueen.

Dalam pernyataan resminya, Polet menyebutkan hal itu dikarenakan perusahaan beserta staf tidak ingin melakukan perubahan apapun terhadap koleksi terakhir McQueen dan akan menampilkan koleksi itu seperti apa adanya.

Bisnis McQueen, yang mencakup lini busana ready-to-wear premium, lini sekunder McQ, aksesori, serta parfum, merupakan bisnis sukses dengan angka penjualan tahunan mencapai USD100 juta.

”Saya memiliki keyakinan bahwa brand Alexander McQueen akan terus sukses karena brand tersebut memiliki tim yang solid, tim penuh energi dan kreativitas yang merupakan hasil bentukan Lee (panggilan akrab McQueen),” ujar Polet.
(Koran SI/Koran SI/tty) okezone.com

Jumat, 19 Februari 2010

Panduan Jitu Memilih Tas

TAS tangan seharusnya tidak hanya dijadikan tempat menyimpan dompet, kunci, telepon genggam, dan barang-barang pribadi lainnya. Lebih dalam, tas merupakan refleksi kepribadian dan gaya si pemakai.

Terdapat panduan untuk Anda bisa memilih tas yang tepat, tas yang dari gaya, warna, sampai ukurannya bisa membuat penampilan Anda kian menawan. Karena jika salah memilih model tas, Anda justru menghancurkan seluruh tampilan busana yang sudah sempurna.

Hal pertama yang harus dipertimbangkan ketika ingin belanja tas, adalah apa yang Anda butuhkan dari sebuah tas? Apakah Anda membutuhkan tas untuk memuat item-item besar atau Anda membutuhkan tas model sederhana yang mudah dibawa? Ukuran tas ditentukan oleh kebutuhan. Tas besar, misalnya, sangat ideal untuk Anda yang suka membawa seluruh item kecil hingga besar, seperti buku, notebook, dompet, bahkan pakaian.

Berikut tip memilih model tas yang tepat, seperti okezone kutip dari Carefair, Jumat (19/2/2010).

Tas besar

Bila Anda memiliki hobi belanja, maka tas dengan model mulut terbuka dan tidak ada ritsleting (the shopper bag) sangat pas melengkapi tampilan Anda. Atau, Anda bisa memilih tas besar dengan pegangan pendek (the satchel bag).

Lain lagi bila Anda suka tas dengan gaya sedikit kasual. Model selempang (the messenger bag) bisa menjadi pilihan. Tas model ini cukup besar dengan desain tali panjang yang diselempangkan dari bahu sampai ke pinggang.

Sementara bagi Anda yang tak pernah ketinggalan tren fesyen teranyar, maka tote bag, yakni tas bertali pendek, dan terbuka di bagian atas ini adalah jawaban tepat. Tas model ini menjadi primadona sebab dengan pendeknya, si pemakai bisa membawanya dengan cara dikempit, ataupun ditenteng. Bagi Anda penyuka tote bag, namun ingin tali lebih panjang, sebaiknya pilih bucket bag, tas berukuran besar dengan desain melebar di bagian bawah dan memiliki tali yang dapat disesuaikan dengan tampilan berbusana Anda.

Tas kecil

Untuk pencinta tas kecil, Anda bisa memilih beberapa gaya tas kecil yang sudah menjadi tren. Apalagi kalau bukan clutch, tas kecil menyerupai dompet dan tidak bertali. Umumnya, tas model ini digunakan untuk acara formal, seperti pernikahan, ataupun pesta perayaan lainnya. Pilihan lainnya bisa pada barrel bag, tas berbentuk bulat menyerupai tabung, dengan tali sedang-panjang.

Nah, selain faktor model, ukuran, dan kepraktisan dalam membeli tas, jangan lupa perhatikan pula warna tas. Anda perlu memperhatikan dengan jeli, apakah tas yang Anda beli mudah dicocokkan dengan berbagai koleksi busana Anda.

Sesuai ukuran tubuh

Selain itu, Anda juga perlu mempertimbangkan pilihan tas dalam hal ritsleting, magnet penutup, drawstring, dan sebagainya. Begitu juga dengan tali, apakah Anda lebih cocok menggunakan tas bertali pendek, panjang, tipis, ataupun tebal.

Faktor lain yang juga harus diperhatikan adalah bentuk tubuh. Jika Anda wanita bertubuh kurus, hindarilah tas berukuran besar, sebab tas besar “menelan” tubuh Anda sehingga terlihat lebih kecil ketika memakainya. Sementara wanita bertubuh gemuk, sebaiknya pilih tas berukuran sedang.

Untuk Anda yang memiliki bentuk tubuh seperti jam pasir (besar di bagian pinggang ke bawah), tote bag sangat pas Anda kenakan. Dan untuk wanita berutubuh ramping, Anda bisa memilih tas selempang, ataupun tas ransel untuk menambah kesan sportif.
(ftr)okezone.com
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...