Selasa, 31 Mei 2011

Miss Indonesia 2011, Pintar, Sehat, dan Bernilai Ketimuran.


Ajang Miss Indonesia 2011 ini diawali dengan audisi di beberapa kota besar menghasilkan 33 finalis dari perwakilan seluruh provinsi Indonesia. Mereka sudah menjalani karantina sejak 24 Mei hingga puncak penganugerahan Miss Indonesia 2011 pada 3 Juni 2011

Event Miss Indonesia tidak hanya mencari seorang wanita muda cantik, tapi bisa menjadi role model bagi anak muda masa kini. Dalam setiap kesempatan, mereka dituntut untuk bisa mempresentasikan diri dengan baik. Tak terkecuali dalam segi riasan wajah.

Pembekalan 'Beauty Workshop' yang diberikan oleh Sariayu Martha Tilaar bertujuan agar para finalis lebih terampil merias diri. Pembekalan yang cukup penting jika kelak mereka menghadapi kondisi harus tampil cantik tanpa bantuan dari seorang make-up artist.

"Secara alami, para finalis Miss Indonesia sudah bisa berdandan dengan baik. Mereka sudah tahu bagaimana memulaskan foundation dan bedak secara rata, meski belum profesional, dan para finalis sudah pandai memasang bulu mata palsu sendiri," kata Lucia Tan, Make-Up Artist Miss Indonesia dari Sariayu Martha Tilaar, yang ditemui di Puspita Martha International Beauty School, Jakarta, Selasa (31/5/2011).

Melalui pengamatan Lucia, selama masa karantina berlangsung, para finalis semakin hari semakin menunjukkan kemajuan dalam merias wajah. Dirinya pun kerap memberikan tip seputar kecantikan yang diperlukan para finalis saat merias wajah.

"Biasanya saya berikan tip bagaimana membentuk alis yang sesuai bentuk wajah, mengetahui warna foundation yang sesuai warna kulit, dan memulaskan warna eye shadow yang sesuai warna busana yang sedang dikenakan," tutup Lucia.

(nsa)

Senin, 30 Mei 2011

Tips Praktis Merawat Seragam Kerja


Seragam kerja yang selalu kita kenakan juga perlu dirawat. Mungkin karena alasan sering dipakai maka perawatan hanya sekadarnya padahal jika tidak diperhatikan maka umur seragam akan menjadi pendek dan warnanya akan pudar. Tentu saja Anda tidak akan bertambah percaya diri, bahkan Anda menjadi terlihat kurang segar. Ingin simak bagaimana cara terbaik merawat seragam? Mari kita simak tip berikut:

1. Periksa label intruksi perawatan pada seragam Anda.

Seringkali kita mengabaikan label yang tertera pada suatu pakaian. Padahal label tersebut dibuat bukan tanpa manfaat. Pada label tersebut ada intruksi perawatannya, sehingga dalam perawatannya kita cukup ikuti saja instruksinya. Biasanya dalam label instruksi perawatan seragam kerja berbeda beda, sesuai dengan jenis kainnya. Jika seragam Anda dari katun seringlah berganti setidaknya sehari sekali karena sangat mudah menyerap keringat dan mudah kusut.

2. Jika tidak ada label instruksi perawatan pada seragam kerja, Anda seharusnya melakukan perawatan seperti mencuci dengan tangan atau mesin cuci kecepatan rendah. Hal ini dilakukan agar warna tidak mudah pudar ataupun serat-serat kain menjadi kasar. Jangan lupa gunakan pula detergen yang lembut. Pada saat penjemuran, hindari terkena sinar matahari langsung dan jangan menyeterika dengan suhu tinggi.

3. Pastikan Anda menempatkannya di lemari pakaian dengan digantungkan untuk menghindari berkerut dan usahakan untuk menyebar atau menempatkan kapur di beberapa sudut lemari untuk menghindari ngengat dan tetap tersimpan dengan wangi.

4. Jika menginginkan hasil maksimal , lakukanlah pencucian seragam kerja Anda di laundry minimal satu bulan sekali. Karena biasanya laundry lebih mengetahui perlakuan yang tepat untuk bahan ataupun jenis seragam kerja Anda.

Anda sedang mencari Seragam Batik Untuk Kantor, Baju Seragam Drill untuk Marketing/ Customer Service, Seragam Rompi untuk Resto/ Restaurant, Baju Perawat, Pakaian Koki klik saja www.seragam-kerja.com


Minggu, 29 Mei 2011

Merawat Handuk Agar Awet



Merawat handuk sama artinya menjaga kesehatan kulit. Ikuti tip pakar Handuk Merah Putih berikut:

1. Gunakan handuk sesuai jenis dan fungsinya. Setiap desain telah disesuaikan dengan kegunaan dan fungsinya

2. Sebelum digunakan, rendam dan cucilah handuk yang baru Anda beli. Cara ini bisa menghilangkan residu saat proses produksi

3. Jemur handuk di tempat kering dan terkena sinar matahari usai pemakaian agar tidak lembab dan mudah berjamur

4. Cuci handuk setiap pemakaian 2-3 hari. Hal ini mencegah handuk berbau dan berjamur

5. Pisahkan handuk dengan cucian pakaian lain agar tidak terkontaminasi kuman dari luar yang dibawa pakaian lain

6. Pisahkan handuk yang berwarna gelap dengan warna terang

7. Jangan dry clean handuk Anda karena sistem ini menggunakan zat kimia

8. Cuci handuk dengan air biasa atau hangat maksimal 60 derajat. Hindari pemutih yang dapat mengurangi kelembutan handuk

9. Keringkan handuk dengan panas sedang di mesin pengering dengan kecepatan normal atau jemur di bawah sinar matahari

10. Seterika handuk dengan level temperatur sedang lalu simpan di tempat tertutup rapat
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...